kembali
Detail Pengaduan
Selamet
30 Juli 2026 ✓
keluhan sistem antrian di rs bayangkara: 1. antrian online dan offline dijadikan satu sehingga pasien yang sudah daftar online tetap harus ambil nomor antrian lagi di tempat. 2. pasien yang sudah memiliki aplikasi jkn mobile diminta verifikasi wajah lagi setiap kali ambil nomor antrian, padahal sudah verifikasi saat pendaftaran awal.
Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana
Respon :
Terima kasih atas informasinya,
hasil komunikasi dengan Rumah Sakit Bhayangkara Lumajang adalah sebagai berikut:
1. Disamping beberapa kewajiban dan kepatuhan FKRTL yang harus di penuhi dari pihak RS. Beberapa keadaan untuk down system yang rutin di lakukan oleh pihak BPJS.
2. Pengambilan cetakan nomor antrean bagi pasien online di area admisi saat ini diperlukan untuk proses penerbitan dan pencetakan Surat Eligibilitas Peserta (SEP) dari pihak penjamin (seperti BPJS Kesehatan). Dokumen fisik SEP ini merupakan syarat mutlak yang wajib di tanda tangani keluarga dan diserahkan ke poli tujuan agar pelayanan dapat dijamin.Meskipun demikian, kami memahami bahwa penggabungan alur ini kurang efisien. Masukan Anda telah kami teruskan ke manajemen dan tim IT untuk mengupayakan penyediaan mesin cetak mandiri (APM antrian+Sep) khusus pasien online. Dengan begitu, ke depannya Anda bisa langsung mencetak SEP secara mandiri tanpa harus mengantre di loket reguler.
Terimakasih
Status Pengaduan
-
Selamet Membuat pengaduan pada 30 Juli 2026 Pukul 21:01 WIB
-
Admin Helpdesk Melakukan validasi pada 31 Juli 2026 Pukul 08:55 WIB
-
Admin dinkesp2kb Merespon pengaduan pada 03 Agustus 2026 Pukul 12:12 WIB